Hai netizen Indonesia. Singkat saja, perkenalkan nama saya phpgeek. Tak seperti nama yang saya pakai, saya bukanlah seorang geek dalam dunia pemrograman komputer khususnya PHP. Namun saya akui, dunia pemrograman sepertinya memang ditakdirkan untuk menjadi jalan hidup saya. Mengapa PHP? jawabannya cukup simple, PHP mudah dipelajari.

Baiklah, agar tidak panjang lebar saya ingin menyampaikan bahwa blog ini pada akhirnya nanti adalah berisi catatan perjalanan saya sebagai programmer otodidak di bidang PHP. Bagaimana suka dukanya mempelajari pemrograman seorang diri hingga harus bolak-balik ke perpustakaan kabupaten yang harus saya tempuh hampir 1 jam perjalanan. Bagaimana saya harus rajin-rajin berburu majalah komputer (waktu itu saya tertarik dengan neotek), namun baru bisa membeli versi second handnya. Saat itu, bahkan sampai saat ini menurut saya harga majalah-majalah IT kebanyakan masih tergolong mahal.

Dari awal membaca-baca majalah butut tersebut, rupanya mata dan hati saya terpikat dengan code-code aneh yang sering muncul di salah satu tutorial pemrograman. Waktu itu yang banyak dibahas adalah pemrograman C, mungkin karena itu adalah bahasa pemrograman standar untuk linux. Meski ngga paham sama sekali apa yang tertulis disitu, namun saya masih saja penasaran, mengapa komputer bisa digunakan untuk berbagai hal. Sebuah mesin, bisa berfungsi sebagai mesin ketik, tape recorder, dan lain-lain. Bagaimana mungkin???

Dari situlah saya makin tertarik untuk mempelajari seluk beluk komputer. Mengapa pemrograman??? simple saja, memiliki komputer butut pun masih bisa digunakan untuk belajar pemrograman. Untuk menguasai hardware, network, dan lain-lain rasanya tak memungkinkan dengan kondisi keuangan yang ada. Dan jujur saja, yang paling mendorong saya untuk lebih fokus ke pemrograman adalah, banyaknya easy money yang bisa didapat jika anda sudah menguasainya. Salah satu kondisi yang mungkin bisa mendongkrak taraf hidup saya nantinya. Hehehehe… Lagi-lagi all about rupiah.

Oh iya, awal belajar pemrograman bagi saya adalah bahasa javascript. Karena itu satu-satunya ebook yang saya miliki untuk bisa dipraktekkan langsung di depan pc. Rupanya pilihan saya kurang tepat, karena memang pada dasarnya javascript sangat sulit untuk dipahami terlebih untuk mereka yang tidak punya dasar pemrograman sama sekali. Ditambah lagi ebook tersebut menggunakan bahasa Inggris, maklum… belum banyak ebook berbahasa indonesia untuk belajar pemrograman secara terpadu. Setelah dilanda frustasi karena benar-benar tidak bisa memahami apa yang saya baca, kemudian saya mencoba untuk mempelajari bahasa pemrograman yang lain, ketemulah PHP yang kebetulan banyak sekali tersedia teksbooknya di perpustakaan pemerintah daerah. Lembar-demi lembar saya praktekkan, berbagai buku php saya mulai jelajahi, hingga akhirnya saya memutuskan, dari sinilah saya mulai.

Oh iya tips buat temen-temen yang belajar secara otodidak, jangan pernah menyerah jika kalian tidak bisa memahami isi sebuah buku. Cobalah mencari buku lain, dengan pembahasan yang sejenis. Dari pengalaman saya, memang banyak orang pintar menulis buku, tapi tak banyak yang bisa mengajarkan kepada orang lain dalam bukunya dengan tetap memperhatikan KEEP IT SIMPLE STUPID (mudah dipahami orang awam).

Baiklah mungkin segini dulu perkenalan saya, lain kali saya akan mulai dengan topik yang lebih menarik.

 

 

 

 

 

Advertisements

About phpgeek programmer

pemimpi yang berharap menjadi the best programmer di zamannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s