Untuk mempermudah proses koding, tentunya diperlukan berbagai tools yang tepat. Saya sendiri belum banyak menggunakan tools yang tersedia bebas di internet, sebagian besar karena kurang mengetahui manfaat dari tools tersebut. Meski demikian, disini akan saya coba untuk menuliskan tools yang bermanfaat untuk teman-teman saat proses pembuatan source code maupun debugging.

1. IDE (Integrated Development Environtment)

Terdapat berbagai macam ide yang bisa digunakan untuk mendevelop program dengan PHP. Beberapa diantaranya adalah tools berbayar. Untuk project-project yang kecil saya rasa cukup menggunakan IDE gratis yang tersedia untuk didownload dari internet. Saat ini saya sangat senang menggunakan Eclipse IDE for PHP. Eclipse menjadi pilihan saya karena tersedianya ribuan plugin untuk menambah functionalitasnya jika diperlukan. Kelemahan dalam menggunakan eclipse adalah cukup membingungkan bagi mereka yang belum terbiasa. Saya sendiri sampai harus mencari buku-buku yang membahas eclipse tersendiri untuk mengetahui cara kerja dan mendapatkan manfaat maksimal dari fitur yang disediakan.

Bagi teman-teman yang aktif mendevelop source code javascript, Aptana Studio sangat tepat untuk dijadikan IDE dalam memprogram. Aptana sendiri setahu saya didesain untuk digunakan saat bekerja menggunakan AJAX (Asyncronous Javascript And XML). Meski demikian, aptana juga bisa digunakan untuk mendevelop aplikasi lainnya seperti Ruby On Rails, Adobe Flex, dan lainya.

Bagi kamu-kamu yang sering mendevelop/oprek joomla, drupal, wordpress, dan codeigniter, saya rasa harus mencoba Codelobster IDE. Tools ini termasuk tools favorit saya sebelum akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Eclipse IDE. Untuk pemula, Codelobster cukup mudah digunakan. Terlebih aplikasi ini bisa didownload gratis untuk digunakan, namun bagi mereka yang ingin mengaktifkan plugin-pluginnya, harus membeli plugin tersebut ke vendor yang menyediakan.

Nah buat pemilik low end PC, jangan khawatir. Terdapat satu lagi tools yang bisa digunakan dan menurut penulis sangat ringan sehingga tidak membebani kinerja komputer. Meski tidak bisa dikategorikan sebagai IDE, namun dengan menginstall plugin-plugin yang tepat, ia bisa digunakan sebagai Editor PHP yang powerfull. Editor tersebut adalah Notepad++, yang bisa kamu download disini.

2. Environment Development

  • Manage dependency library di php dengan Composer.

3. Testing Tools

  • phpunit, adalah standard unit testing yang banyak digunakan oleh developer php.

4. Project Management

  • Github, Sekarang ini banyak programming diseluruh dunia yang menggunakan layanan github sebagai proyek repository. Fitur github memudahkan sesama developer untuk berkolaborasi menghasilkan produk yang mereka kerjakan.
  • Agilewrap, Buat kamu yang biasa menggunakan pendekatan Agile atau Scrum, Agilewrap sepertinya layak untuk dicoba. Mereka menggratiskan layanannya untuk 5 pengguna yang terlibat dalam proyek privat.
  • Bitbucket, Salah satu yang menarik dari layanan yang ditawarkan adalah disini kita bebas membuat proyek privat / bukan open source, sebanyak yang kita inginkan, dan gratis. Tentu ini menjadi pembeda dengan github yang hanya boleh membuat proyek open source untuk pengguna yang tidak membayar. Satu lagi keunggulannya adalah Bitbucket dibuat oleh perusahaan yang telah membuat Manajemen Proyek Software terkenal bernama Jira.

5. Koding Standard

PHP secara default memberi kita banyak kebebasan dalam membuat kode program, seperti penamaan class, method, variable, konstanta dan lain-lain. Namun ketika sudah terlibat dalam sebuah project, seringkali kita tergoda untuk memberikan penamaan-penamaan itu tanpa standard yang jelas, sehingga seringkali project yang kita buat seringkali tidak konsisten dalam kode programnya.

Ada banyak hal yang menurut penulis sendiri, akan lebih mudah jika dibuatkan standard kode program dalam sebuah project agar lebih mudah dikelola. Namun membuat standarisasi seperti ini sendiri tidaklah mudah, dan terkadang terasa tidak penting karena kita harus juga bekerja dengan bisnis proses kebutuhan aplikasi yang akan dibuat.

Koding standard ini sendiri menjadi sangat penting ketika developer yang terlibat menjadi semakin banyak. Dengan tools yang tepat, project manager akan lebih mudah kode program mana saja yang layak untuk dimasukkan, dan mana yang harus ditolak.

  • php-fig, Menanggapi kebutuhan akan hal ini beberapa pembuat project php bergabung untuk membicarakan standarisasi pada masing-masing projek mereka, sehingga diharapkan akan ditemukan standard yang lebih mudah untuk di implementasikan. Bagi temen-temen yang ingin memulai project php, silahkan berkunjung ke http://www.php-fig.org/ untuk mendapatkan rekomendasi standard kode program php yang telah banyak digunakan oleh developer lain dalam project mereka.
  • php_codesniffer, memeriksa source code yang ditulis oleh puluhan, bahkan ratusan programmer dalam sebuah projek tentu tidaklah mudah. Padahal untuk mempermudah pengelolaan source code, koding standard haruslah ditaati oleh setiap programmer yang terlibat. Untuk keperluan otomasi pengecekan kode program apakah sudah sesuai dengan koding standard yang ditetapkan, tools ini akan sangat membantu.

6. Application Debugger dan Logger

Log aplikasi akan begitu terasa diperlukan ketika aplikasi yang kita buat ternyata tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya. Untuk itu log haruslah dikelola dengan sebaik mungkin.

  • log4php. Libary log4php yang dibuat oleh apache ini memudahkan kita untuk mengelola log aplikasi yang kita buat.
  • xdebug, xdebug banyak digunakan oleh programmer php untuk mendebug aplikasi mereka. Selain itu dengan perangkat lunak lainnya juga bisa digunakan untuk melakukan profilling kinerja aplikasi kita.

7. Deployment Tools

Setiap aplikasi komputer dibuat untuk terus digunakan, dan mendapat pembaharuan seiring dengan waktu dan kebutuhan. Ini tentunya memerlukan tools untuk melakukan deployment versi terbaru dengan tanpa merusak aplikasi lama yang sedang berjalan.

  • Jenkins, dengan menggunakan jenkins kita bisa melakukan setting untuk melakukan continous integration secara otomatis.
  • capistrano, tools yang sebenarnya dibuat untuk mendeploy aplikasi ruby ini juga seringkali digunakan oleh developer php untuk mendeploy aplikasi php mereka.
  • Phing. Tools ini didesain khusus untuk membantu developer php mendeploy aplikasi mereka.

8. Dokumentasi

Programmer baru datang dan pergi seiring berjalannya proyek pengembangan software. Tentu diperlukan adaptasi bagi programmer yang baru saja bergabung. Tanpa dokumentasi proyek (dokumentasi source code dan lainnya), tentu akan sangat memusingkan programmer yang baru saja bergabung, dan akhirnya proyek pun molor dari deadline yang ditetapkan. Mengingat pentingnya dokumentasi, berikut ini adalah tools yang bisa digunakan :

  • PHPDocumentor, telah banyak digunakan oleh programmer php untuk menghasilkan dokumentasi source code secara otomatis dari source code yang telah ditulis oleh programmer.

9. Version Control

Untuk mengelola perubahan source code yang dibuat, maka tools version control sangat diperlukan.

  • CVS
  • SVN
  • GIT
  • Mercury
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s